Pengertian dan Prinsip Kerja Motor Operated Valve (MOV)

MOV (Motor Operated Valve) adalah kombinasi dari valve assembly dan motor listrik sebagai aktuator. Valve assembly digunakan untuk mengontrol fluida baik secara isolating maupun throttling, sedangkan motor listrik merupakan aktuator penggerak valve tersebut. Selain untuk Valve, MOV juga banyak dipakai untuk penggerak damper.

Motor listrik telah lama digunakan untuk menggerakkan valve-valve besar, terutama valve yang dioperasikan secara on / off (shut off). Kemajuan dalam desain dan sirkuit kontrol motor telah membawa teknologi Motor Valve (MOV) ke titik di mana sekarang bersaing dengan teknologi aktuator lama seperti pneumatik dalam menggerakkan valve secara throttling.



MOV memiliki motor dengan kecepatan tinggi yang dihubungkan melalui gear train untuk mengurangi kecepatan motor dan dengan demikian meningkatkan torsi pada stem. Arah putaran motor menentukan arah gerakan disk. MOV dilengkapi dengan hand wheel, yang dapat digunakan untuk untuk pengoperasian valve secara manual.


Sebagian besar MOV menggunakan worm gear yang diatur untuk mengurangi kecepatan putar yang tinggi pada motor listrik ke putaran lambat yang sesuai untuk menggerakkan mekanisme valve. Ilustrasi worm gear set ditunjukan  seperti gambar 1 dan ilustrasi prinsip kerja dari MOV ditunjukan seperti gambar berikut

Gambar 1. Ilustrasi Worm Gear Set pada MOV


Gambar 2. Ilustrasi Prinsip Kerja MOV

Untuk MOV tipe On-Off biasanya feedback menggunakan limit switch untuk mengetahui posisi full open dan full close. Untuk MOV tipe throttling, aktuator listrik memerlukan sensor posisi valve yang sebenarnya sehingga dapat memposisikan valve dengan tepat ke kondisi yang diinginkan. Sensor ini bisa berupa potensiometer, atau LVDT, atau encoder.

Pengertian dan Prinsip Kerja Motor Operated Valve (MOV) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email