Teori Dasar Pengukuran Vibrasi

Respons vibrasi suatu sistem dapat diekspresikan melalui beberapa parameter.


1. Frekuensi
2. Displacement
3. Acceleration
4. Induced Strain / Stress



Jenis-Jenis Vibrasi


1.Random 
Vibrasi jenis ini berlangsung hanya sebentar, sebagai respon terhadap event acak. Getaran ini juga dikenal sebagai stochastic vibration, yang dalam terminologi matematis berarti suatu fungsi yang nilainya dalam waktu dekat tidak dapat diprediksi. Fenomena semacam itu disebabkan oleh eksitasi tunggal atau acak, dan sistemnya merespons hal yang sama dengan caranya sendiri.

2. Periodik
Vibrasi ini tetap merupakan fenomena steady repeating dan memiliki periode tertentu dimana ia berulang. Hal ini selalu merespons gaya bolak-balik. Contohnya: vibrasi mesin.

Getaran semacam itu menampilkan fungsi waktu periodik, yang mengikuti aturan matematis yang terdefinisi dengan baik, seperti gelombang sinus atau jumlah gelombang sinus yang banyak. Dengan demikian, dapat diperkirakan secara wajar. Jadi, konsep frekuensi dan kebalikannya, periode waktu dikaitkan dengan getaran periodik

Apakah Efek dari Vibrasi

Vibrasi terjadi pada setiap mesin berputar.
Kemungkinan penyebabnya adalah: ketidakseimbangan rotor, misalignment,ada kesalahan/kerusakan pada bearing atau gear , arus eddy, gaya elektromagnetik.

Jika tidak ditangani, penyebab ini menciptakan kekuatan periodik yang besar dan merusak, yang menyebabkan metal fatigue (kelelahan logam), dan akhirnya kegagalan mesin.

Getaran mesin membutuhkan energi kinetik sehingga membuang energy yang dipakai untuk menggerakan mesin, serta kebisingan dan gangguan lainnya.

Bagaimana mengukur Getaran?

1. Displacement:
satuannya mikron, peak to peak.

- Semua getaran adalah ke dan dari gerakan body/badan mesin.

- Magnitude = Perpindahan dari satu ujung ke ujung lainnya.

- Unit Displacement (perpindahan) adalah mikron.

- Displacement menekankan vibrasi frekuensi rendah


2. Velocity (Kecepatan):
mm / detik, True RMS

Jika perpindahan diferensial dD / dt pertama dihitung, ia memberikan laju perubahan perpindahan, yaitu kecepatan. Ini adalah parameter yang paling sering diukur

- satuan unit velocity adalah mm / detik dan ini biasanya benar RMS.

- Velocity menempatkan penekanan pada frekuensi getaran rendah dan tinggi.

Pengukuran ini umum digunakan untuk pengukuran vibrasi mesin yang tidak membutuhkan perhitungan kompleks. contoh pompa, turbin skala kecil.dll

3. Acceleration (Percepatan)
satuannya : m / sec2

Jika perpindahan diferensial kedua d2D / dt2 dihitung, ia menghasilkan percepatan (Rate of change of velocity).

Unit percepatan adalah m / sec2

Akselerasi menekankan frekuensi tinggi dan de-menekankan frekuensi rendah.

4. Analisis Frekuensi

Analisis frekuensi adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi frekuensi berbagai komponen getaran, dan besarannya yang terkait. Setiap frekuensi sesuai dengan penyebab mekanis tertentu.


Teori Dasar Pengukuran Vibrasi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email