Pengukuran Rotor Eccentricity Pada Turbin

Pada turbin uap berkapasitas besar, sangat disarankan untuk memberikan indikasi ecentricity pada slow roll, yang juga disebut eksentrisitas puncak-ke-puncak (peak to peak eccentricity). Eccentricity adalah jumlah busur di rotor yang diukur pada kecepatan slow roll, biasanya di bawah 600 RPM. Eccentricity paling baik diukur dengan amplitudo puncak-ke-puncak saat rotor berputar pada gigi putar. Sebelum sebuah mesin dapat dinaikan kecepatannya, amplitudo puncak ke puncak harus pada tingkat yang dapat diterima, untuk mencegah kerusakan pada seal yang disebabkan oleh rotor rubs. Eksentrisitas diukur dengan Proximity Probe, biasanya dipasang pada turbin uap sisi Hig Pressure (HP Turbin).



Pengukuran eccentricity dibuat dengan proximity probe yang dipasang jauh dari bearing sehingga defleksi busur maksimum dapat diukur. Sebagian besar mesin yang membutuhkan pengukuran ini sudah memiliki  "eccentricity" collar yang dirancang pada rotor khusus untuk membuat pengukuran ini. Karena ada massa yang tersuspensi di antara dua bearing, penyebab umum busur di rotor adalah gravitasi dan perubahan suhu. Dengan memutar mesin dengan lambat, busur akan bekerja dengan sendirinya dari waktu ke waktu.

Transduser eccentricity memberikan dua pengukuran, Eksentrisitas langsung, yang merupakan nilai eksentrisitas seketika, dan eksentrisitas puncak-ke-puncak, yang merupakan perbedaan antara sisi positif dan negatif dari busur rotor. Eccentricity peak to peak memerlukan penggunaan transduser Keyphasor untuk menentukan satu putaran penuh poros mesin.
Pengukuran Rotor Eccentricity Pada Turbin Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email