Type dari AC Adjustable Speed Drive berdasarkan proses Rectifiernya

Setelah sebelumnya kita membahas Pengertian dan Fungsi dari Adjustable Speed Drive ( Variable speed drive), kali ini akan dibahas tentang jenis jenis dari Adjustable Speed Drive (ASD).

Ada tiga jenis ASD yang berbeda di pasaran yang terutama berbeda dalam jenis rektifikasi yang mereka gunakan untuk mengubah AC menjadi DC dan kembali ke AC.
1. VVI - Variable Voltage Input
2. CSI - Current Source Input
3. PWM - Pulse Width Modulated


Drive ini mengambil tegangan dan frekuensi masukan AC, mengkonversinya ke DC menggunakan penyearah, kemudian mengkonversinya kembali ke AC dalam sebuah invertor yang mengubah voltase dan frekuensi.

1. Variable Voltage Input (VVI)

VVI adalah teknologi penggerak AC tertua dan merupakan drive AC pertama yang digunakan di industri. VVI kadang disebut "drive enam langkah" karena bentuk bentuk gelombang tegangan yang dikirim ke motor.

Drive VVI cukup ekonomis antara 25 dan 150 HP untuk rentang kecepatan reduksi 15 sampai 100% (sekitar 10 sampai 60 Hertz). Drive ini juga digunakan secara luas pada aplikasi kecepatan tinggi khusus (400 sampai 3000 Hertz).


Keuntungan:
mempunyai speed range yang baik untuk kontrol banyak motor dari satu unit regulator kontrol sederhana.

Kerugian :
> Faktor daya berkurang dengan kecepatan menurun
> Menghasilkan harmonisa output yang signifikan
> Low Speed Motor Cogging (poros berdenyut / tersentak gerakannya)
> Memerlukan Isolasi transformator pada Sisi Masukan.


Current Source Input (CSI)

CSI sangat mirip dengan VVI namun lebih sensitif terhadap arus dibandingkan dengan drive VVI yang lebih sensitif terhadap tegangan. CSI drive biasanya biaya pemasangan lebih rendah untuk penggunaan di atas 50 HP dari pada drive VVI untuk aplikasi pompa dan kipas.

Efisiensi drive CSI mungkin tidak setinggi drive VVI. Karena karakteristik saat ini yang dihasilkan oleh CSI, cogging bisa menjadi masalah pada kecepatan rendah yang mirip dengan VVI. Output voltase agak mendekati gelombang sinus biasa yang diharapkan oleh motor kecuali lonjakan tajam dan sags.

Keuntungan:
> Efisiensi tinggi
> Kemampuan Regenerasi opsional

Kerugian :
> Faktor daya menurun dengan menurunnya kecepatan.
> Low Speed Motor Cogging (poros berdenyut / tersentak gerak)
> Ketidakmampuan mengoperasikan lebih dari satu motor pada drive secara bersamaan.
> Ukuran fisik besar Drive karena komponen daya internal.


Pulse Width Modulated (PWM)

Perangkat drive ini adalah teknologi terbaru dan menggunakan rangkaian power electronic  yang canggih untuk mencapai frekuensi dan kontrol voltase yang sama. Perangkat tersebut memberikan efisiensi yang baik dengan pemanasan motor yang sangat kecil yang dibandingkan dengan jenis drive lainnya. Pulse Width Modulated (PWM) drive memberikan arus keluaran terbaik untuk mengoperasikan motor dan menjadi sangat populer untuk aplikasi kecepatan yang dapat diatur.



Keuntungan menggunakan PWM:

> Efisiensi Tinggi
> Kisaran kecepatan yang luas
> Open circuit protection
> Faktor daya konstan tanpa menghiraukan kecepatan
> Mampu mengoperasikan banyak motor pada satu drive
> Tidak ada masalah cogging (bebas dari gerakan tersentak-sentak)
> Harga kompetitif

Kekurangan:
> Extra Hardware yang dibutuhkan untuk line regenerative capability
> Kompleksitas peralatan cukup tinggi dibanding VSI dan CSI.


Type dari AC Adjustable Speed Drive berdasarkan proses Rectifiernya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email