Prinsip Kerja Gas Turbine Pada PLTGU | Combyne Cycle Power Plant

Turbin gas merupakan salah satu komponen utama dalam menghasilkan energi listrik pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) --> disebut juga Combyne Cycle Power Plant. Pada Turbine Gas, perputaran turbin terjadi akibat gas panas yang dihasilkan dari hasil pembakaran.
Turbin gas mempunyai akselerasi yang tinggi untuk menanggulangi adanya kenaikan atau penurunan beban jaringan yang sulit diperkirakan, dan relatif mudah dalam pembangunan, pemasangan, serta pengoperasian. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram siklus kerja Gas Turbine berikut.



Komponen utama Gas Turbine adalah sebagai berikut :


1. Intake Air Filter (IAF)
IAF berfungsi untuk menyaring udara yang dibutuhkan oleh proses pembakaran dan pendinginan turbin gas.

2. Inlet Guide Vane (IGV)
Berfungsi mengatur kebutuhan udara, sesuai dengan beban yang ditetapkan. Pengaturannya telah diatur secara otomatis oleh sistem kontrol, sesuai dengan beban yang dikehendaki, namun selalu dipantau oleh operator.

3. Kompressor
Berfungsi untuk mengkompresi udara yang masuk menjadi udara bertekanan sesuai dengan kriteria udara untuk proses pembakaran. Udara yang dihasilkan kompressor digunakan sebagai udara pembakaran dan udara untuk pendinginan.

4. Turbin Gas
Berfungsi sebagai penggerak generator. Turbin gas berputar karena tekanan gas panas dari hasil pembakaran bahan bakar yang dialirkan ke sudu sudu turbin.

5. Generator
Generator berada pada satu poros atau dikopel dengan turbin gas, sehingga perputaran turbin gas akan menyebabkan generator ikut berputar. Generator juga dilengkapi dengan alat penguat medan magnet di sisi rotor, dan belitan di sisi stator. Medan magnet bila berpotongan dengan belitan akan terjadi tegangan, dan terjadinya energi listrik.

6. Main Transformer
Berfungsi sebagai alat transformasi energi dari generator ke jaringan, dan menaikan tegangan yang dihasilkan generator menjadi tegangan yang sesuai dengan jaringan di luar unit pembangkit.

7. Lube Oil System
Berfungsi sebagai minyak pelumas bearing, yang merupakan tumpuan poros turbin gas yang selalu berputar. Terdapat indikator di lokal yang selalu dipantau oleh operator lokal. Sedangkan pada ruang kontrol terdapat indikator yang harus selalu dipantau.

8. Control Oil System
Berfungsi sebagai minyak kontrol pengaturan pembukaan control valve bahan bakar yang masuk ke ruang bakar (combuster) Turbin Gas.

9. Lube Oil Cooler
Berfungsi menjaga temperature lube oil system tetap stabil. Lube oil system yang telah digunakan maka temperaturnya akan meningkat, sehingga harus didinginkan sebelum digunakan kembali.

10. Fuel Supply
Berfungsi sebagai sumber supply bahan bakar untuk proses pembakaran pada Combuster, Fuel Supply umumnya terdiri dari fuel oil (HSD/Solar) meliputi : Receiving Tank, Storage Tank, Fuel Oil Transfer Pump, Main Fuel Oil Pump, nozzle dan combustor.

11. Starting Motor
berfungsi sebagai penggerak pertama pada turbin gas sebelum ada pembakaran.

12. Main FUel Oil Pump
Berfungsi sebagai pompa utama bahan bakar minyak pada turbin gas.

13. Peralatan bantu turbin gas
Terdiri dari Pony Motor, Turning Motor, dan Igniter.



Prinsip Kerja Gas Turbine Pada PLTGU | Combyne Cycle Power Plant Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email