Sistem Pengukuran Tekanan | Instrumentasi

Sobat, postingan kali ini akan dibahas mengenai sistem pengukuran tekanan (pressure) meliputi :
1. Pengukuran Tekanan dengan Manometer Pipa U
2. Pengukuran Tekanan dengan Bourdon Tube
3. Pengukuran Tekanan dengan Bellows Type
pembahasannya meliputi dasar teori dan prinsip kerja dari jenis jenis metode pengukuran Tekan
an.


Tekanan adalah gaya yang bekerja pada suatu bidang per satuan luas bidang tersebut atau biasa ditulis:

P = F / A

Tekanan udara bebas di sekeliling kita ini disebut tekanan atmosfer. Besar tekanan atmosfer adalah 1,013 bar atau 14,7 PSIg dan alat pengukurnya dinamakan barometer. Titik nol Barometer diukur dari ruangan  tanpa udara (hampa mutlak / nol absolut). Sedangkan alat ukur yang dipakai untuk mengukur tekanan selain tekanan udara bebas disebut manometer.

1. Pengukuran Tekanan dengan Bourdon Tube

Apa itu Bourdon Tube ?

Tabung bourdon dibuat dari tabung yang pipih, dapat berbentuk C, spiral atau helix, seperti pada gambar dibawah (gambar  a, b dan c).  Bourdon tube dipakai pada tekanan medium (Spiral Bourdon tube gauges = 0 – 15 kg/cm2) dan tekanan tinggi (Hellical bourdon tube gauges = 15 kg/cm2G – 2000 kg/cm2G). 



2. Pengukuran Tekanan dengan ManometerManometer Pipa U


Manometer ini cukup sederhana terdiri dari tabung gelas yang berskala atau dari bahan lain yang dapat dibentuk huruf  U dan diisi dengan cairan, tabung gelas yang sering dipakai berukuran kira-kira 6mm atau ¼ inch. Cairan yang digunakan adalah air raksa atau air biasa yang diberi warna, dipilih tergantung dari range tekanan yang akan diukur, jika untuk mengukur tekanan yang rendah dipakai cairan dengan berat jenis ringan, sedang untuk mengukur tekanan yang tinggi dapat dipakai cairan dengan berat jenis besar. Manometer jenis ini banyak dipakai untuk mengukur tekanan ruang tertutup dan vakum.


Prinsip Kerja Pengukuran Tekanan dengan Manometer Pipa U

Pertama manometer diisi dengan cairan, kemudian sebelum dipergunakan kedua ujungnya dihubungkan dengan atmosfir lebih dahulu dan  kaki-kaki tabung harus berdiri sama tegak, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan keseimbangan  sehingga tinggi permukaan pada tabung 1 dan 2 sama, lihat gambar 2a. Kemudian ujung tabung 2 dihubungkan dengan tekanan yang akan diukur sedang ujung 1 tetap dihubungkan dengan atmosfir, sehingga pada tabung 1 dan 2 akan terjadi perbedaan tinggi cairan yang diperlihatkan pada gambar 2b. 

Gambar 2 Manometer pipa U
a) Keseimbangan Tinggi Permukaan pada Tabung 1&2 
 b) Perbedaan Tinggi Cairan pada Tabung 1&2 
c) Pengukur Tekanan Absolut


Untuk mengetahui besarnya tekanan yang diukur dapat dipakai perhitungan sebagai berikut :

P2 – P1 = J.H

Dimana : P1 = tekanan pada tabung 1
      P2 = tekanan pada tabung 2
      J   = berat jenis cairan
      H  = perbedaan tinggi cairan

Manometer tabung huruf U yang lain adalah  manometer dimana  salah satu ujungnya tertutup dan vakum. Manometer ini dipakai untuk mengukur tekanan  tekanan absolut, lihat gambar 2c.


3. Pengukuran Tekanan dengan Bellows Type


Bellow juga dibuat  dari bahan-bahan logam yang dipakai untuk membuat diagfragma dan didalamnya dipasang pegas. Fungsi pegas ini untuk mendapatkan pengukuran yang lebih besar, lihat gambar 3a. 
Contoh pengukuran tekanan dengan sistem Bellow dapat dilihat pada gambar 3.b.



Gambar 3 Pengukuran Tekanan dengan Bellow type
Sistem Pengukuran Tekanan | Instrumentasi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email