Prinsip Kerja Termometer Zat Cair | Ilmu Fisika

Tentunya sobat sudah pernah melihat termometer kan? bagaimana cara kerja termometer ? kenapa zat cair dalam termometer bisa naik turun sesuai suhu yang diuku? mari kita ulas bersama.


Ada banyak jenis termometer. Sebagian besar  dari kita sudah mengetahui apabila termometer terdiri dari tabung gelas (kaca) yang diisi dengan cairan jenis tertentu pada kolom gelas yang sempit. Termometer tua jenis ini masih menggunakan merkuri cair. Termometer cair didasarkan pada prinsip ekspansi thermal. Pada saat suatu zat lebih panas, maka volumenya akan mengembang. Hampir semua zat akan berperilaku ekspansi thermal. Hal ini merupakan dasar dari desain dan operasi pada termometer.



Mengapa bisa terjadi peningkatan Volume pada termometer?

Peningkatan volume terjadi karena perubahan ketinggian cairan di dalam kolom. Peningkatan volume dengan  ketinggian kolom cairan berbanding dengan peningkatan suhunya. Misalnya kenaikan suhu 10 derajat menyebabkan kenaikan 1 cm kolom tersebut. Kemudian suhu meningkat 20 derajat maka akan menyebabkan kenaikan 2 cm pada kolom. Peningkatan suhu 30 derajat akan menyebabkan kenaikan 3-cm pada kolom . Hubungan antara suhu dan tinggi kolom akan linier selama rentang suhu yang kecil yang digunakan termometer. Hubungan linier tersebut bisa digunakan untuk proses kalibrasi.

Kalibrasi dari alat ukur melibatkan penempatan divisi atau tanda pada alat untuk mengukur kuantitas akurat dibandingkan dengan standar yang sudah dikenal. Setiap alat ukur perlu dikalibrasi. Misalnya, tongkat meter pada umumnya memiliki tanda setiap 1-cm atau setiap 1-mm terpisah. Tanda ini harus akurat penempatannya dan ketepatan penempatannya hanya dapat dinilai ketika membandingkan ke objek lain.

Bagaimana Termometer Dikalibrasi?

Sebuah termometer dikalibrasi dengan menggunakan dua objek suhu yang dikenal. Prosesnya melibatkan penggunaan titik beku dan titik didih air. Air diketahui mempunyai titik beku pada 0°C dan mempunyai titik didih pada 100°C dengan tekanan atmosfir 1 atm. Dengan menempatkan termometer dalam campuran air es dan memungkinkan termometer cairan untuk mencapai ketinggian yang stabil, tanda 0 derajat bisa ditempatkan pada termometer. Demikian juga, dengan menempatkan termometer dalam air mendidih (pada tekanan 1 atm) dan memungkinkan tingkat cairan untuk mencapai ketinggian yang stabil, tanda 100 derajat dapat ditempatkan pada termometer.

Semoga bermanfaat,
Prinsip Kerja Termometer Zat Cair | Ilmu Fisika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email