Cara Memilih Kapasitor Bank yang Tepat Untuk Sistem Instalasi Tenaga

Sobat INFOKITA, kali ini saya sedikit membahas tentang pemilihan kapasitor yang tepat untuk aplikasi sistem tenaga listrik.


Perbandingan Pemasangan Kapasitor Pada Beban Individu dan Pemasangan Kapasitor Bank Terpusat


Berikut keuntungan yang didapatkan dari pemasangan kapasitor Bank Secara individu pada beban :


> Kontrol penuh, dalam hal ini baik diterapkan jika kondisi beban ringan
> Peningkatan kinerja motor karena penggunaan listrik yang lebih efisien dan mengurangi drop tegangan
> Motor dan kapasitor dapat dengan mudah dipindahkan secara bersama-sama
> Lebih mudah untuk memilih kapasitor yang tepat untuk beban yang sesuai

Serta, berikut beberapa keuntungan pemasangan kapasitor bank secara terpusat :

> Biaya lebih rendah per kVAR (kilo Volt Ampere Reaktif)
> Faktor daya total di dalam plant yang bersangkutan dapat ditingkatkan, sehingga mengurangi atau menghilangkan biaya kVAR
>Switcing secara otomatis, hal ini memastikan jumlah yang tepat dari koreksi faktor daya, menghilangkan over-kapasitansi. Biasanya dipasang controller yang akan menghitung faktor daya total, jika kurang maka controller akan otomatis mengaktifkan kapasitor tambahan.


Dalam Perencanaan Pemasangan Kapasitor Bank Perhatikan Sesuai Kebutuhan Plant 


Saat memutuskan jenis pemasangan kapasitor yang sesuai dengan kebutuhan Anda, Anda harus mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari masing-masing dan mempertimbangkan beberapa variabel yang ada di plant tersebut, termasuk jenis beban, jumlah beban,  kapasitas beban, metode pengasutan motor. Mari kita bahas,

1. Jenis beban 

Jika plant Anda memiliki banyak motor berdaya besar,diatas 50KW, biasanya lebih ekonomis untuk menginstal satu kapasitor di setiap motor. Jika plant Anda terdiri dari banyak motor kecil, 1/2 sampai 25 KW, Anda dapat mengelompokkan motor dan menginstal satu kapasitor pada titik sentral dalam sistem distribusi tenaga listrik.

Seringkali, solusi terbaik untuk plant dengan motor besar dan kecil adalah dengan menerapkan kedua jenis instalasi kapasitor, yaitu individu pada motor dan terpusat pada distribusi.

2. Ukuran Beban 

Fasilitas dengan beban besar merupakan dari kombinasi beban individu, kelompok beban, dan unit kapasitor bank tetap dan otomatis-switched. Pada fasilitas kecil, di sisi lain, mungkin hanya memerlukan satu kapasitor pada panel kontrol.

Kadang-kadang, hanya tempat-tempat tertentu yang lebih membutuhkan koreksi faktor daya. Hal ini mungkin terjadi jika plant Anda memiliki mesin las, pemanas induksi, atau DC drive.

3. Kapasitas beban

Jika sumber tegangan atau transformator kelebihan beban, atau jika Anda ingin menambahkan beban tambahan untuk yang sudah berada pada jalur beban, koreksi harus diterapkan pada beban. Jika Anda memiliki kelebihan  ampere, Anda dapat menginstal kapasitor bank pada pengumpan sumber listrik utama.

Nah, sekian dulu share tentang faktor daya, semoga bermanfaat

Baca juga :
Komponen Panel Listrik
Cara Memilih Kapasitor Bank yang Tepat Untuk Sistem Instalasi Tenaga Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email