Main, Subroutin, dan Interrupt Pada Pemrograman PLC Siemens

Dear sobat, postingan kali ini kita akan memahami yang dinamakan Main, Subroutine dan Interupt dalam konsep pemrograman PLC Siemens, hal ini penting untuk dipahami sebelum mulai melakukan pemrograman.


Bagian atau unit pemrograman pada S7-200 disebut dengan Program Organization Unit (POU). POU dikategorikan ke dalam 3 jenis yaitu :

·         Main, berisi program utama yang mengendalikan aplikasi, dieksekusi terus menerus, sekali setiap scan cycle.
·         Subroutine, adalah program yang dieksekusi jika dipanggil saja oleh main, interrupt atau subroutine yang lainnya.
·         Interrupt, ialah program yang akan berekasi terhadap kejadian interrupt tertentu yang telah diprediksi sebelumnya.


Untuk memahami perbedaan antara main, subroutine dan interrupt perhatikan contoh scan flow pada S7-200 di gambar dibawah, pada gambar tersebut nampak bahwa mula mula main dikerjakan, kemudian main memanggil sbroutin tertentu. Saat PLC sedang mengerjakan subroutine, terjadi event yang memacu kerja interupt yang menginterupsi subroutine. Setelah interupt selesai, baru subroutine kembali dikerjakan. Selain itu nampak juga bahwa interrupt juga dikerjakan saat PLC melayani permintaan komunikasi dari peralatan lain. Dengan kata lain interupt memiliki prioritas tertinggi dalam tingkat pemrograman PLC. 

                                          Gambar Scan Flow Pada PLC Siemens S7-200
Main, Subroutin, dan Interrupt Pada Pemrograman PLC Siemens Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email