Proses Pengauapan Nira di Pabrik Gula

Proses Penguapan nira ini terdapat di stasiun penguapan. Stasiun penguapan ini berfungsi untuk  menguapkan sebagian air dari nira encer  menjadi nira yang kental, dengan tekanan tertentu sehingga air yang menguap mencapai sekitar 70%. Kandungan air dari nira encer berasal dari batang tebu, imbibisi, serta air dari pencucian vacum filter.

Prosesnya dapat dijelaskan sbb:
Nira dipanaskan agar suhunya mendekati titik didih yaitu sekitar 110-115 °C pada pesawat pemanas III. selanjutnya Nira  dipanaskan pada stasiun penguapan nira sehingga bentuknya menjadi kental. Penguapan nira ini dilakukan menggunakan sistem quintiple effect, yaitu setiap 1 kg  uap dapat menguapkan 5 kg air yang terkandung dalam nira, lalu nira diuapkan melalui 5 bejana penguapan yang dirangkai secara seri sehingga diperoleh efisiensi dalam penggunaan panas karena uap bejana I menguapkan nira pada bejana II, dan seterusnya.

      Penguapan dilakukan pada tekanan di bawah nol (minus) dengan tujuan agar titik didihnya menjadi rendah dan kerusakan sukrosa akibat suhu tinggi dapat dihindari karena hal ini dapat menurunkan warna gula yang semula mempunyai kadar kering terlarut (brix) sekitar 18% sampai dengan 19%, setelah diuapkan naik menjadi 62% sampai dengan 64%. Nira kental berwarna gelap hal ini disebabkan oleh zat-zat warna akibat pengaruh suhu yang terlalu tinggi, oleh karena itu perlu diberikan gas CO2 agar menjadi lebih terang.

Proses Pengauapan Nira di Pabrik Gula Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email