TEORI DASAR AMPLITUDO MODULASI AM

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang PROSES SAMPLING sekarang kita akan belajar mengenai dasar dasar / basic dalam Amplitudo Modulasi AM.

Amplitudo Modulasi ( AM ) mempunyai pulsa dengan jarak teratur bervariasi secara proporsional dengan nilai sampel yang sesuai sinyal pesan terus menerus.
Pulsa bisa berbentuk persegi panjang atau bentuk lain yang sesuai, AM sebagaimana didefinisikan di sini agak mirip dengan pengambilan sampel alami, di mana sinyal pesan dikalikan dengan deretan periodik pulsa persegi panjang. Namun, dalam pengambilan sampel alami yang telah dijelaskan di bagian atas setiap pulsa persegi panjang termodulasi bervariasi dengan sinyal pesan.


Pulsa persegi panjang termodulasi ditampilkan sebagai garis solid merupakan sinyal AM yang sesuai s (t). Ada ARET dua operasi yang terlibat dalam generasi dari sinyal AM: 

1. Pengambilan sampel sesaat dari sinyal pesan m (t) setiap T, detik, dimana fs sampling rate = 1 / T, dipilih sesuai dengan teorema sampling. 

2. Memperpanjang durasi masing-masing sampel yang diperoleh untuk beberapa nilai T. Konstan

Perhatikan s(t) menunjukkan urutan pulsa top datar yang dihasilkan dengan cara yang dijelaskan dalam gambar 3.5 diatas . Kita dapat mengekspresikan sinyal AM sebagai:



Gambar 3.6 (a) Rectangular pulsa h(tb) Spectrum H(f), terdiri dari besarnya | Hf) | dan fase arg [Hf) ].


Perhatikan bagian yang diplot pada Gambar 3.6b. Oleh karena itu kami melihat bahwa dengan menggunakan sampel atas datar untuk menghasilkan sinyal AM, kami telah memperkenalkan distorsi amplitudo serta penundaan T / 2. Efek ini agak mirip dengan variasi dalam televisi. Dengan demikian, distorsi yang disebabkan oleh penggunaan modulasi amplitudo pulsa untuk mengirimkan informasi sinyal analog bantalan disebut sebagai efek aperture.

Distorsi ini dapat dikoreksi dengan menghubungkan equalizer dalam kaskade dengan lulus rekonstruksi filter low, seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.7. Equalizer ini memiliki efek penurunan hilangnya inband dari filter rekonstruksi sering meningkat sedemikian rupa untuk mengimbangi efek aperture. 

Transmisi sinyal AM memberlakukan persyaratan lebih ketat pada respon magnituda dan fasa dari saluran, karena durasi yang relatif pendek dari pulsa ditransmisikan. Furhermore, kinerja noise dari sistem AM tidak pernah bisa lebih baik daripada transmisi sinyal baseband. Oleh karena itu, kita menemukan bahwa untuk transmisi jarak jauh, AM akan digunakan hanya sebagai sarana pesan pengolahan time division multiplexing, yang dikonversi ke bentuk lain dari modulasi pulsa selanjutnya.

Postingan selanjutnya akan dibahas  BENTUK LAIN DARI PULSA MODULASI
TEORI DASAR AMPLITUDO MODULASI AM Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

Berlangganan Via Email