PROSES KUANTISASI DALAM SISTEM TELEKOMUNIKASI

Melanjutkan postingan sebelmunny tentang BANDWIDTH dan NOISE sekarang kita akan belajar tentang proses Kuantisasi.

Sebuah sinyal kontinu, seperti suara, memiliki jangkauan terus-menerus dengan amplitudo dan untuk itu sampel yang memiliki rentang amplitudo terus menerus. Dengan kata lain, dalam amplitudo sinyal jangkauan tak terbatas, kita menemukan jumlah tak terbatas tingkat amplitudo. Hal ini tidak infact diperlukan untuk mengirimkan amplitudo yang tepat dari sampel. Arti manusia (telinga atau mata) condinuously sinyal dapat didekati dengan sinyal terbuat dari amplitudo diskrit dipilih secara error minimum dari set yang tersedia.


Kuantisasi amplitudo didefinisikan sebagai proses transformasi sampel amplitudo m (nTs) dari sebuah sinyal pesan m (t) pada waktu t = nTs menjadi amplitudo v diskrit (nT) diambil dari sebuah himpunan berhingga kemungkinan amplitudo. Kami berasumsi bahwa proses kuantisasi adalah memoryless dan seketika, yang berarti bahwa transformasi pada waktu t = nTs tidak terpengaruh oleh awal atau sampel kemudian sinyal pesan. Bentuk yang sederhana ini dari kuantisasi skalar, meskipun tidak optimal, umumnya digunakan dalam praktek.

Ketika berhadapan dengan quantizer memoryless, kita dapat menyederhanakan notasi dengan menjatuhkan indeks waktu. Dengan demikian kita dapat menggunakan simbol m di tempat m (nTs), seperti yang ditunjukkan dalam diagram blok quantizer ditunjukkan pada Gambar 3.9a. Kemudian, seperti yang ditunjukkan pada Gambar. 3.9b, sinyal amplitudo m ditentukan oleh indeks k jika terletak di dalam sel partisi.

Quantizers dapat dari jenis seragam seragam atau non. Dalam quantizer seragam, tingkat representasi yang seragam spasi, jika tidak, quantizer adalah non seragam. Pada bagian ini, kita hanya mempertimbangkan quantizers seragam, seragam quantizers yang dipertimbangkan dalam bagian 3.7. Karakteristik quantizer juga dapat dari midtread atau jenis midrise. Gambar yang disebut demikian karena asal terletak di tengah-tengah tapak grafik staircaselike. Gambar 3.10b menunjukkan sesuai karakteristik input output dari quantizer seragam jenis midrise, di mana asal terletak di tengah-tengah bagian seperti grafik.


NOISE DALAM PROSES KUANTISASI
Penggunaan kuantisasi memperkenalkan kesalahan didefinisikan sebagai perbedaan antara sinyal input m dan sinyal keluaran v error ini disebut quantization kebisingan. Gambar 3.11 menggambarkan variasi khas kebisingan kuantisasi sebagai fucntion waktu, dengan asumsi penggunaan quantizer seragam jenis midtread.

Gambar 3.11 Ilustrasi proses kuantisasi.
PROSES KUANTISASI DALAM SISTEM TELEKOMUNIKASI Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

Berlangganan Via Email