STRATEGI PENGELOLAAN RESIKO DALAM BISNIS

Berikut stragtegi yang dapat digunakan dalam pengelolaan resiko dalam berwirausaha

1. Dikontrol ( risk control )
Yaitu upaya upaya yang dilakukan agar probabilitas terjadinya resiko yang kita identifikasi menjadi berkurang. Mengontrol resiko juga dimaksudkan untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi. Upaya upaya yang dapat dilakukan untuk menontrol risiko diantaranya membuat dan mengimplementasikan Standard Operating Procedure ( SOP ) yang baik, melakukan pengontrolan secara serius terhadap kualitas produk dan proses, melengkapi area produksi dengan alat alat keselamatan kerja, termasuk mengintroduksi budaya sadar resiko kepada semua karyawan.

2. Ditransfer kepada pihak lain ( risk transfer )
Merupakan upaya upaya yang secara sadar dilakukan denga memindahkan risiko yang kta hadapi terhadap pihak lain. Hal ini dapat dilakukan dengan memindahkan risiko kebakaran toko kepada perusahaan asuransi. Sedangkan untuk memindahkan risiko tingginya biaya terhadap pegawai dapat dilakukan dengan kontrak outsourcing.

3. Dibiayai Sendiri ( risk retention )
Merupakan upaya untuk mendanai dampak yang ditimbulkan oleh risiko. Dalam konteks mendanai risiko ini terdapat 2 cara yaitu menyiapkan dana cadangan khusus untuk mendanai risiko , atau tanpa membuat dana cadangan. Pembuatan dana cadangan tentu akan menjadikan modal kerja meningkat. Sementara jika mendanai risiko tanpa cadangan akan menimbulkan risiko baru yaitu menggangu kegiatan bisnis yang telah direncanakan sebelumnya. Contohnya ada risiko kebakaran dari toko yang digunakan , jika kegiatan pengelolaan risiko adalah dibiyayai tanpa ada dana cadangan maka bisa jadi dana yang seharusnya untuk ekspansi usaha akan terpakai untuk membiyayai toko tersebut sehingga ekspansi gagal dilakukan.

4. Dihindari  ( risk avoidance )
Misalnya jika selama satu minggi kedepan diprediksi hujan akan turun sangat lebat maka jika anda mempunyai bisnis restoran anda disarankan menghindari penjualan bermacam macam minuman dingin atau es, hal ini dilakukan karena kemungkinana produk produk itu tidak laku. Namun perlu diingat bahwa sebagai wirausaha, terlalu sering melakukan penghindaran resiko bisa berdampak terhadap lambatnya perkembangan usaha karena bisa jadi ada banyak kesempatan yang terlewatkan..

Pada tahap pengelolaan risiko ini anda dapat satu metode diatas atau mengkombinasikan beberapa metode yang ada.




STRATEGI PENGELOLAAN RESIKO DALAM BISNIS Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

Berlangganan Via Email