AC Regulator Pengatur Tegangan Bolak Balik

Sobat, kali ini kita masih membahas tentang Elektronika Daya, yup mari kita belajar tentang AC Regulator.


Ada dua jenis rangkaian pengaturan tegangan tegangan bolak- balik ( AC REGULATOR ) jika ditinjau dari frekuensi luaran yang dihasilkan, yaitu:
1.  rangkaian   pengaturan   tegangan   bolak-balik   dengan   hasil   luran frekuensi yang tetap seperti sumbernya,
2. rangkaian pengaturan tegangan bolak-balik dengan hasil luran frekuensi yang dapat diatur.
 Rangkaian pertama disebut pengatur tegangan bolak-balik (ac regulators), yakni suatu rangkaian elektronika daya yang dapat mengubah   sumber   tegangan   bolak-balik   (AC)   menjadi   sumber tegangan  AC  yang dapat  diatur  luarnya  dengan  frekuensi  tetap.


Rangkaian kedua disebut cycloconverter, yakni suatu rangkaian elektronika daya yang dapat mengubah sumber tegangan bolak-balik (AC) menjadi sumber tegangan AC dengan frekuensi yang dapat diatur luarnya. Komponen semikonduktor daya yang digunakan umumnya berupa SCR yang beroperasi sebagai sakelar dan pengatur.

Jenis sumber tegangan masukan untuk mencatu rangkaian, baik ac regulator maupun cycloconverter, dapat digunakan tegangan bolak- balik  satu  fasa  maupun  tiga  fasa.  Rangkaian  ac  regulator dapat dilakukan dalam bentuk ac regulator setengah gelombang (unidirectional) dan    ac  regulator gelombang-penuh  (bidirectional). Pembebanan  pada  rangkaian  penyearah  terkendali  juga  dipasang beban resistif atau beban resistif-induktif.

Berbicara AC Regulator di pasaran kita sering mengenal AVR ( Automatic Voltage Regulator )
AVR (Automatic Voltage Regulator) berfungsi untuk menjaga agar tegangan generator tetap konstan dengan kata lain generator akan tetap mengeluarkan tegangan yang selalu stabil tidak terpengaruh pada perubahan beban yang selalu berubah-ubah, dikarenakan beban sangat mempengaruhi tegangan output generator.

Bagaimana Prinsip Kerja AVR ?
Prinsip kerja dari AVR adalah mengatur arus penguatan (excitacy) pada exciter. Apabila tegangan output generator di bawah tegangan nominal tegangan generator, maka AVR akan memperbesar arus penguatan (excitacy) pada exciter. Dan juga sebaliknya apabila tegangan output Generator melebihi tegangan nominal generator maka AVR akan mengurangi arus penguatan (excitacy) pada exciter. Dengan demikian apabila terjadi perubahan tegangan output Generator akan dapat distabilkan oleh AVR secara otomatis dikarenakan dilengkapi dengan peralatan seperti alat yang digunakan untuk pembatasan penguat minimum ataupun maximum yang bekerja secara otomatis.


AC Regulator Pengatur Tegangan Bolak Balik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email