Contoh Proposal Tugas Akhir Teknik Elektro

postigan kali ini akan kita pelajari cara menyusun proposal Tugas Akhir sebagai syarat kelulusan, materi berisi tentang teknik elektro, disini yang penting untuk disampaikan adalah kerangka proposal tersebut, isinya saya gabungkan dengan beberapa proposal hanya sebagai contoh saja,



'JUDUL TUGAS AKHIR'




Di susun guna memenuhi persyaratan untuk
mencapai jenjang Sarjana S1Teknik Elektro



' Lambang Perguruan Tinggi '





Disusun oleh :

Nama 
No Induk Mahasiswa



PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
'FAKULTAS'
'NAMA PERGURUAN TINGGI'
2013

----------------------------------------------------------------------------------------------------------


PERNYATAAN

               Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Tugas Akhir ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan dengan judul sama untuk memperoleh gelar Sarjana di suatu Perguruan Tinggi, dan sepengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan  oleh orang lain kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan diterbitkan dalam daftar pustaka.


                                                                                               Yogyakarta, 22 November 2013

                                                                                                tanda tangan

                                                                                                   ' Nama lengkap tanpa gelar apapun '




--------------------------------------------------------------------------------------------


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

             Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedemikian pesat telah membawa dampak yang cukup besar terhadap kehidupam manusia untuk mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuannya. Dalam teknologi elektronika dan komputer, efektifitas dan efisiensi selalu menjadi acuan agar setiap langkah dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mencapai hasil yang optimal baik dalam kualitas maupun kuantitasnya. Agar dapat mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan sebuah alat, komponen atau sistem yang dapat memproses suatu data dengan cepat dan akurat. Seiring dengan majunya pola fikir dari sumber daya manusia sehingga benar-benar dapat mengeluarkan ide dan pikiran kreatifnya untuk menciptakan berbagai macam perangkat kebutuhan manusia yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan manusia.
            Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat di berbagai bidang medorong kebutuhan suatu sistem yang mempermudah dan meningkatkan efektfifitas dalam berbagai pekerjaan. Dengan teknologi di bidang elektronika dan komputer yang telah berkembang, maka banyak hal yang dapat dilakukan dengan cepat dan tepat untuk memenuhi kebutuhan manusia. Salah satu penggunaannya yang tak kalah penting adalah penerapan sistem kendali berbasis PLC (Programmable Logic Controller) yang mampu memberikan dampak positif dalam berbagai perangkat listrik dan elektronik di masyarakat maupun di industri. Beberapa pekerjaan yang dahulu dilakukan secara manual dengan banyak campur tangan tenaga manusia dan pada umumnya memakan waktu yang relatif lama, sekaranag sudah banyak diakuisisi oleh sistem kontrol berbasis elektronik tersebut. 
              Dahulu pengontrolan mesin di industri dilakukan secara manual menggunakan pensaklaran, kemudian berkembang menggunakan Kontakor ataupun Relay, kedua sistem tersebut menjadi kurang pas jika diterapkan pada rangkaian dengan jangkauan yang luas dan lebih kompleks, dengan menyusun banyak kontaktor atau relay serta pengkabelan yang rumit akan menjadikan sistem tidak fleksibel, jika diperlukan perubahan maka akan sulit dilakukan karena harus merangkai pengkabelan maupun menambah beberapa komponen / hardware kontrol. Segi waktu juga harus dipertimbangkan, karena dengan semakin pendek waktu yang diperlukan untuk proses produksi, maka akan mendapatkan hasil yang mempunyai kualitas lebih jika dibandingkan dengan proses produksi yang menggunakan waktu lebih lama. Selain jumlah produksi lebih banyak, biaya pengoperasiannya juga dapat ditekan seminim mungkin serta membutuhkan tenaga yang lebih sedikit, sehingga proses produksi tersebut memperoleh keuntungan lebih tinggi. 
           Berdasarkan pertimbangan – pertimbangan diatas, untuk menunjang proses otomatisasi agar faktor – faktor produksi dapat tercapai dibutuhkan sistem kontrol. Progarmable Logic Control (PLC) merupakan salah satu kontroler yang umum digunakan. Pada dasarnya didalam PLC terdapat beberapa peralatan yang berfungsi sebagai relay, coil, latching coil, timer, counter, perubahan analog ke digital, perubahan digital ke analog dan lain sebagainya yang dapat digunakan untuk mengendalikan peralatan dengan bantuan program yang kita rancang sesuai dengan kehendak kita. 
           Penggunaan sistem kendali berbasis PLC ( Programable Logic Control ) yang mampu menghasilkan sistem dengan kinerja yang jauh lebih baik dari sistem kontaktor atau relay manual, selain itu sistem ini juga lebih handal dan fleksibel karena apabila terjadi perubahan maupun perkembangan, sistem kontrol dapat diubah dengan mudah melalui pemrograman yang menyesuaikan kebutuhan. 
           Seiring dengan meningkat dan meluasnya proses kendali di industri, maka berbagai perangkat kendali tersebut dituntut untuk mampu dioperasikan dan dimonitor secara real time, cepat dan mudah digunakan oleh user serta pendistribusian kendali yang termanajemen maka dipergunakan Humam Machine Interface untuk tampilan penghubung antara manusia dan mesin serta menangani dan memberikan informasi secara real time.
          Proses pengisisan dan pengadukan pada suatu tanki penampungan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, misalnya industri minuman, untuk mencampur resep yang telah disusun dan disetting sebelumnya dilakukan secara otomatis. Dalam proses Pengsisian dan Pengadukan pada industri minuman yang dikendalikan oleh PLC  dilengkapi dengan Humam Machine Interface akan mempermudah interaksi user dengan mesin, meningkatkan efektifitas produksi, menigkatnya kecepatan pemrosesan, serta memberikan informasi secara realtyme dibandingkan jika dilakukan secara manual.


1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat ditentukan rumusan masalah yaitu :
1. Bagaimana cara kerja sistem kendali proses pengisisan dan pengadukan otomatis pada Tanki pembuatan minuman.
2. Bagaimana alur dan ladder diagram yang disusun untuk mengendalikan proses pengisisan dan pengadukan otomatis pada Tanki pembuatan minuman menggunakan PLC OMRON CPM1A
3. Bagaimana mendesain  Humam Machine Interface yang sesuai dengan kondisi perangkat dilapangan.

1.3 Tujuan Penelitian
Atas dasar masalah yang ditulis dalam perumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini :
1. Memahami cara kerja sistem kendali proses pengisisan dan pengadukan otomatis pada Tanki pembuatan minuman berbasis PLC.
2. Bisa menerapkan algoritma dan pemrograman menggunakan Ladder diagram berbasis PLC OMRON CPM1A untuk mengendalikan proses pengisisan dan pengadukan otomatis pada tanki pembuatan minuman.
3. Membuat Humam Machine Interface yang sesuai dengan kondisi dan perangkat yang ada di lapangan.

1.4 Batasan Penelitian
Agar penyelesaian masalah yang dilakukan tidak meyimpang dari ruang lingkup yang ditentukan, maka akan dilakukan pembatasan masalah.
Adapun batasan masalah ini ialah sebagai berikut :
1. Rancang bangun kendali hanya mencangkup bagian sebuah Tank Pengisisan dan pengadukan otomatis, tidak termasuk proses sebelum atau sesudahnya.
2. Untuk mempermudah analisa maka gambar wirring diagram kendali dan power digambarkan secara terpisah.
3. Pembahasan sensor yang digunakan adalah secara umum, seperti sensor cahaya, sensor batas, dan sebagainya, tidak membahas transduser yang digunakan dalam sensor tersebut.
4. Software HMI (Humam Machine Interface) yang digunakan hanya untuk ON/OFF proses, memonitoring, dan mengontrol proses tanpa dilakukan akuisisi data.
5. Protokol komunikasi untuk menghubungkan PLC dengan software HMI hanya dibahas OMRON HOST LINK sesuai tipe PLC Omron, tidak membahas protokol komunikasi jenis lainnya.


1.5 Manfaat Penelitian
Rancang bangun kendali proses pengisisan dan pengadukan otomatis berbasis PLC terhubung Humam Machine Interface ( HMI ) dalam tugas akhir ini, mempunyai beberapa manfaat penelitian, yaitu :
1. Meningkatkan produktifitas , dikarenakan sistem kendali mampu berjalan secara otomatis.
2. Mempermudah pengguna dalam mengontrol dan mengendalikan proses pengisian dan pengadukan menngunakan software HMI yang mampu mengontrol, memonitor secara realtyme, perangkat pengendali Tanki pengisian dan pengadukan otomatis.


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


            Riono,Slamet.2010. Tugas Akhir. Rancang Bangun Sistem Kontrol Seleksi Dimensi Barang Menggunakan Plc ( Programmable Logic Controller ). Hal 10-12. Teknik Elektro Universitas Riau.

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian
Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah diuraikan maka objek penelitian dalam penyususnan Tugas Akhir ini meliputi :
1. Proses pengisian dan pengadukan pada Tanki dalam pembuatan minuman.
2. Perangkat dan Pemrograman PLC Omron CPM1A.
3. Software Humam Machine Interface ( HMI ) dari Invensys.
4. Kinerja sensor dan aktuator dalam pengendalian level Tanki, kontrol motor, dan mixer.


3.2 Lokasi Penelitian
Dalam penyususnan Tugas Akhir ini dilakukan berbagai penelitian yang akan dilaksanakan di :
1. PT. xxx Alamat Jl Raya .....
2. Laboratorium Teknik Elektro Universitas .....



3.3 Waktu Penelitian
Penelitian akan dilakukan mulai dari tanggal 1 Maret 2014 sampai dengan 30 Mei 2014.

3.4 Metode Pengumpulan Data
       Metode penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Observasi
Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi dokumentasi, di PT. Ultrajaya Milk Industry untuk diketahui cara kerja dan dilakukan pengembangan pada sistem.




b. Wawancara
Wawancara dilakukan dengan berkomunikasi langsung dengan pihak pihak terkait maupun yang ahli dalam hubungannya dengan sistem perancangan sistem.
c. Dokumentasi
Dokumentasi dilakukan dengan menuliskan hasil penelitian ke dalam suatu laporan yang tersusun secara jelas berdasarkan data dan hasil pengamatan.

3.5 Analisa Data
 Analisa data dilakukan dengan menuliskan dan menganalisis hasil kerja sistem kendali, dalam hal ini yaitu kinerja sensor dan aktuator dalam proses pengisisan dan pengadukan Tanki terhadap kondisi yang seharusnya, serta menguji kinerja sistem, keakuratan dan kecepatannya.  Selain itu juga dianalisis hasil produksi dari sistem tersebut.




Contoh Proposal Tugas Akhir Teknik Elektro Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email