Prinsip Kerja Generator DC Arus Searah

Bagaimana Prinsip kerja Generator DC ?
Masih ingatkah anda dengan kaidah tangan kanan tentang medan magnet ? ya itulah dasar prinsip kerja dari generator arus searah.


Jadi Prinsip kerja generator DC berdasarkan pada kaidah tangan kanan. Sepasang magnet permanen utara- selatan menghasilkan garis medan magnet F, kawat penghantar di atas telapak tangan kanan ditembus garis medan magnet F. Jika kawat digerakkan ke arah ibu jari, maka dalam kawat dihasilkan arus listrik I yang searah dengan  keempat  arah  jari  tangan  (lihat gambar ).




Bagaimana kalau posisi utara-selatan magnet permanen dibalik? Ke mana arah arah arus listrik induksi yang dihasilkan?

Belitan kawat generator berbentuk silinder dan beberapa kawat dibelitkan selanjutnya disebut belitan rotor atau belitan jangkar. Kedudukan I, ketika rotor digerakkan searah jarum jam, kawat 1 tanda silang (menjauhi kita), kawat 2 tanda titik (mendekati kita) ggl induksi maksimum. Posisi II kawat 1 dan kawat 2 berada pada garis netral ggl induksi sama dengan nol. Posisi III kawat kebalikan posisi I dan ggl induksi tetap maksimum


Posisi ini terjadi berulang-ulang selama rotor diputar pada porosnya, ggl induksi yang dihasilkan maksimum, kemudian ggl induksi menjadi nol, berikutnya ggl induksi menjadi maksimum terjadi berulang secara bergantian

GGL induksi yang dihasilkan dari belitan rotor dapat menghasilkan dua jenis listrik yang berbeda, yaitu listrik AC dan listrik   DC .   Jika   ujung   belitan   rotor dihubungkan dengan slipring berupa dua cincin, maka dihasilkan listrik AC berbentuk sinusoidal. Bila ujung belitan rotor dihubungkan dengan komutator satu cincin dengan dua belahan, maka dihasilkan listrik DC dengan dua gelombang positif.

Mesin DC dikembangkan rotornya memiliki banyak belitan dan komutator memiliki beberapa segmen. Rotor memiliki empat belitan dan komutator empat segmen, sikat arang dua buah, akan menghasilkan ggl induksi dengan empat buah buah gelombang untuk setiap putaran rotornya. Tegangan DC yang memiliki empat puncak.

Medan   magnet   yang   sebelumnya   adalah   magnet   permanen   diganti menjadi elektromagnet, sehingga kuat medan magnet bisa diatur oleh besarnya arus penguatan medan magnet. Belitan rotor dikembangkan menjadi belitan yang memiliki empat cabang, komutator empat segmen dan sikat arang dua buah. Tegangan yang dihasilkan penjumlahan dari belitan 1-2 dan belitan 3-4 .

Dalam perkembangan berikutnya generator DC dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1.    Generator penguat terpisah
2.    Generator belitan Shunt
3.    Generator belitan Kompound


Prinsip Kerja Generator DC Arus Searah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email