Sistim Hubungan Transformator Tegangan

fungsi transformator | jenis jenis transformator
Transformator tegangan dihubungkan pada ril atau saluran cabang dengan memperhatikan sistim pengamanan dan kontrol, beban dari meter, rele pengaman, dan sebagainya. Transformator ini biasanya dihubungkan langsung dengan rangkaian utama tanpa pemisah. 

Memasang transformator arus pada kedua sisi pemutus  beban  adalah  sangat  ideal  dipandang  dari  segi  pengamanan,  karena dengan demikian tidak terdapat daerah yang tak dilindungi (blind spot). Tetapi ini banyak memerlukan transformator arus, dan karenanya sangat mahal. Oleh karena itu letak pemasangan transformator arus dipilih, dengan memperhatikan kebolehjadian gangguan, ekonomi, dan pentingnya pengamanan. Pada umumnya transformator   arus   dipasang   hanya   pada   satu   sisi   dari   pemutus   beban. Pengamanan terhadap daerah mati dipercayakan kepada pengamanan cadangan dari rele pengaman

Sistim Hubungan Arrester

Arrester pada umumnya dipasang pada  setiap transformator utama dalam G.I. skala besar, dan dipasang pada ril dalam G.I. kecil. Karena adanya kemajuan dalam keandalan arrester, akhir-akhir ini arrester dihubungkan langsung dengan rangkaian utama tanpa pemisah. Pemisah harus dipasang jika daerahnya mengandung garam dan berdebu, sehingga arrester itu harus sering dibuka untuk membersihkan permukaan isolatornya, memberinya gemuk silicon (silicon compound grease), atau bila arrester dihubungkan pada ril tunggal.
 

Untuk mendapatkan gambaran tentang hubungan-hubungan dalam suatu gardu induk ataupun dalam distribusi sekunder dipakai diagram atau bagan. Kita telah mengenal bagan garis tunggal, diagram balok atau disebut juga block-diagram, yang melukiskan diagram hubungan dengan sederhana; kawat tiga fasa misalnya dilukis hanya dengan garis tunggal dan tanda . Diagram bagan, atau schematic diagram, merupakan diagram hubungan dari sumber elektrik, pengontrolan, alat ukurnya.Ada lagi yang disebut diagram rangkaian, circuit diagram, yang melukiskan secara detail hubungan alat dan pengawat, sehingga kita dapat mengikuti aliran arus dalam rangkaiannya.Diagram jaringan (network diagram) melukiskan aliran energi elektrik dalam suatu daerah tertentu, sedangkan diagram instalasi   (installation   diagram)   melukiska n   distribusi   dalam   rumah   atau bangunan.

Perlengkapan Gardu Induk


Perencanaan suatu gardu induk meliputi langkah-langkah :

a.   Bagian sipil (gedung atau kamar rel-rel listrik, pembelian tanah, perumahan dinas, perencanaan kebun saklar switch yard), jalan dan sebagainya.

b.   Bagian mekanik (persoalan gaya tarik antar rel-rel elektrik, sambungan dan

klem- klem, gaya konduktor dan sebagainya)

c.   Bagian   lainnya   (pemilihan   tempat,   komunikasi   sistem,   budget   dan sebagainya)
dan bagian yang terpenting :

d.   Bagan elektrik : bagan elektrik, perencanaan besarnya rel elektrik, pemilihan alat-alat saklar (pemutus daya) minyak, pemisahan tegangan, trafo arus dan ukur, almari alat ukur elektrik, isolator dan sebagainya.

Sistim Hubungan Transformator Tegangan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email