Bahan Penyekat Gas

Setelah belajar tentang bahan penyekat yang bersifat padat dan cair, sekarang kita akan belajar bahanpenyekat gas.

Gas merupakan  benda teringan dan tidak mempunyai bentuk dan volume yang tetap. Beberapa macam bahan gas yang dpat dijadikan sebagai penyekat, antara lain :

a. Udara

Susunan  udara di bumi hampir  80 % terdiri dari Nitrogen  (N 2) dan kira-kira 20 % adalah Oksigen (O2 ), yang lain-lain macam gas dan uap hanya 1 % saja yaitu Argon, Helium, Neon, Kripton, Xenon, dan Carbondioksida (CO2).
Dalam peralatana dan mesin listrik disengaja atau tidak udara merupakan sebagian dari

        penyekat lain yang telah ditentukan, seperti antara kawat-kawat  jaringan listrik, udara dipakai  sebahai  penyekat.  Pada  tegangan  yang  tidak  terlalu  tinggi  udara  adalah penyekat yang baik, karena kebocoran melalui udara adalah kecil sekali.

Tetapi bila tegangan antara dua penghantar atau elektroda menjadi terlalu tinggi, maka akan ada arus yang meloncat melalui udara yang disebut tegangan tembus.

         Bila jarak antara dua penghantar tidak begitu besar, keteguhan -listrik udara kurang lebih 3 sampai 5 kV/mm, tetapi keteguhan ini akan menurun bila jarak antara kedua elektroda itu semakin besar. Artinya besar tegangan tembus (breakdown voltage) dari udara tidak sebanding dengan jarak  antara  kedua  elektroda  tersebut.

         Untuk  keamanan  maka  harus  menggunakan penyekat padat. Tekanan udara juga berpengaruh terhadap keteguhan-listrik dari udara/ gas, dimana keteguhan akan naik apabila tekanan udara/gas naik, dan sebaliknya akan turun apabila tekanan udara/gar menurun. Udara banyak digunakan sebagai pendingin mesin, generator, dan transformator denga vetilator atau pompa.


b. Nitrogen

Jenis gas ini tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa, begitu pula tidak dapat terbakar, tidak memelihara pembakaran, sangat larut sedikit dalam air dan sukar berse- nyawa dengan unsur lain. Gar ini dihasilkan dengan cara penyulingan bertingkat udara cair yaitu dengan pendinginan dan pemampatan udara dapat menjadi cair. Penyulingan
dilakukan untuk menguapkan gas nitrogen pada titik didih – 1960C, sehingga tinggal

oksigen cair, warnanya biru muda.

Nitrogen merupakan penyekat juga, karena 80 % terdiri dari nitrogen, dan  digunakan sebagai  pengontrol  saluran  kabel  pengisi/distribusi   untuk  mengetahui  masih  baik/ tidaknya  penyekat  kabel  yang  dipakai.  Pada  kabel  tanah  sering  terjadi  kerusakan penyekat akibat adanya karat, kerusakan mekanis atau kerusakan lapisan timah hitam karena tergores atau retak, sebagai akibat tanah longsor, gempa bumi dan sebab lain.

Pada kabel dengan penyekat (kertas, kain pernisan, karet, dan sebagainya) yang masip tidak  dapat  segera  diketahui  jika  terjadi  keretakan/kerusakan   penyekatnya.  Maka sekarang kabel tidak dibuat masip tetapi bagian tengahnya berlubang yang merupakan
saluran. Saluran ini diisi gas nitrogen dengan tekanan 1  – 1,5 kg/cm2. Apabila terjadi keretakan/kerusakan  kabel maka terjadilah kebocoran nitrogen pada tempat keretakan tersebut,  sehingga  tekanan  nitrogen  pada  kabel  menurun.

 Dengan  demikian  dapat segera diketahui terjadinya kerusakan kabel. Untuk tekanan sedang digunakan sekitar 2,5  –  3  kg/cm2.  Dengan  digunakan  sistem  ini ternyata  bahan penyekat  padat yang dipakai dapat lebih hemat daripada yang masip. Ada juga kemungkinan dinaikkannya tekanan gas menjadi + 15 kg/cm2, tetapi masih jarang dipakai.


c. Hidrogen

Hidrogen bebas hanya terdapat sedikit dalam lapisan udara. Gas gunung berapi juga mengandung hidrogen tetapi bercampur dengan  zat lain. Sebagai persenyawaan dalam jumlah  besar misalnya  pada air, hidrokarbon,  dsb., hidrogen  diperdagangkan  dalam botol-botol  baja dengan  tekanan  150 atmosfir  (atm). Sifat hidrogen  tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa, merupakan gas teringan, dimana pada 00C dan 76 cg Hg, satu liter Hidrogen beratnya 0,09 gram. Dalam bentuk cair mudah terbakar tetapi tidak memelihara  pembakaran.  Hidrogen mudah bergabung  dengan oksigen dan chlor dan
merupakan pereduksi yang kuat. Gas hidrogen ini dibuat dengan  cara : elektrolisa air, dan dengan cara mendinginkan  gas air (CO + H2) sampai – 1910C, dimana gas CO mengembun tinggal H2 saja.



d. Carbon Dioksida
   
setiap pembakaran carbon dengan oksigen yang berlebihan akan menghasilkan carbondioksida.  Gas  ini  tidak  berwarna,  menyebabkan  rasa  segar  pada  air,  tidak terbakar bahkan dapat memadamkan nyala api dan larut dalam air. Dalam teknik listrik gas  karbondioksida  juga  digunakan  dalam  turbogenerator.  Jika suatu  mesin  dengan pendingin hidrogen akan diganti dengan pendingin udara atau sebaliknya, sedang mesin tetap jalan, maka gas hidrogen yang diganti harus terbuang keluar dahulu. Begitu pula jika udara akan diganti gas hidrogen, udara harus bersih terbuang dahulu. Sebab percampuran antara hidrogen dengan udara mengakibatkan ledakan, dimana jika terjadi
dalam suatu mesin sangat berbahaya.






Bahan Penyekat Gas Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email