Proses Peleburan Besi | Pengetahuan Bahan Teknik

Proses Terbentuknya Besi
Besi berasal dari bijih besi yang merupakan bahan tambang. Bijih besi adalah persenyawaan antara besi dan zat asam (oksida besi). Bijih besi yang diperoleh dari pertambangan berdasarkan macam kandungan bahan lain didalamnya, dapat digolongkan menjadi tiga :

  1. Bijih besi magnet oksida, mengandung bahan magnet(Fe3O4) warnanya coklat, mengandung besi sampai sekitar 50%
  2. Bijih besi Haematite, mengandung mineral haematite Fe2O3, warnanya coklat kemerah merahan,mengandung besi antara 40 - 65 %
  3. Bijih besi spaat karbonat, mengandung mineral siderite FeCO3 kandungan besinya sekitar 30% 

Sifat dari oksida besi sangat berbeda dengan sifat unsur besi. Untuk itu zat asam yang ada di dalamnya perlu dikeluarkan. Untuk memisahkan zat asam dari bijih besi biasanya digunakan dapur tinggi, pada pabrik pabrik yang besar dapur tinggi mempunyai ketinggian sekita 30 meter dengan diameter sekitar 6 meter.

Dalam proses dapur tinggi tersebut, terjadi proses peleburan, proses reduksi bijih besi menjadi besi. Dapur dibuat dari batu tahan api yang dilapisi dengan mantel baja pada bagian luar, tutup bagian atas memungkinkan mengisi dapur dengan bahan bahan yang dibutuhkan. sedangkan gas dapur tinggi tidak keluar.

Bijih besi, bahan bakar dan bahan tambahan dimasukan ke dalam dapur melalui lubang pengisian pada bagian atas dapur. Bahan bahan tersebut dimasukan sedemikian rupa sehingga terjadi lapisan lapisan, tersusun berlapis lapis. Di bagian paling atas adalah kokas, kemudian dibawahnya adalah batu kapur dan yang paling bawah adalah bijih besi. Disini arang kokas berfungsi sebagai bahan bakar sedangkan bahan tambahannya adalah batu kapur.

Pada bagian bawah dapur terdapat saluran yang dihubungkan dengan pipa pengembus. Kedalam dapur dihembuskan udara yang telah dipanaskan, udara panas ini berfungsi untuk mempertahankan proses terjadinya pembakaran sehingga pembakaran berjalan terus menerus.

Bijih besi , batu kapur dan kokas akhirnya turun ke daerah reduksi. Pada daerah ini zat asam yang semula bersenyawa dengan besi diikat oleh gas CO yang sedang naik. Besi yang sudah dipisahkan dari oksigen juga mengambil zat arang dan arang kokas dan kemudian besi tersebut terkumpul dalam tungku. Besi yang menetes keluar tungku mengandung zat arang dan disebut besi kasar. Debu dan bara halus yang terjadi dalam proses peleburan dan campuran yang masih terdapat dalambijih besi diikat oleh bahan tambahan menjadi terak cair.

Besi kasar yang terdapat di dapur tinggi dibagi menjadi 2 golongan yaitu besi kasar kelabu dan besi kasar putih.
Proses Peleburan Besi | Pengetahuan Bahan Teknik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email