Frekuensi Meter | Alat Ukur Instrumen

Frekuensi meter elektrodinamis mempunyai dua kumparan tetap. Masing – masing  kumparan  tetapnya  dibuat  suatu  rangkaian  resonansi  seri  R,  L,  C.

Rangkaian pertama mempunyai frekuensi resonansi dibawah suatu harga frekuensi tertentu dan rangkaian lain beresonansi pada frekuensi di atas frekuensi yang ditetapkan tersebut. Misalnya untuk frekuensi 50 Hz, rankaian I beresonansi pada frekuensi 40 Hz dan rangkaian II beresonansi pada 60 Hz. Pada frekuensi antara 40 - 50 Hz, kumparan medan yang pertama dengan rangkaiannya bekerja lebih dominan sehingga menghasilkan  torsi  yang arahnya berlawanan  dengan  jarum jam. Pada frekuensi antara 50 – 60Hz, kumparan medan kedua dengan rangkaiannya bekerja lebih dominan sehingga menghasilkan torsi yang searah jarum jam.

Kelebihan dan kelemahan

Kelebihan alat ukur elektrodinamis ini dapat digunakan untuk arus searah maupun arus bolak balik serta dapat dibuat dengan presisi yang baik, sedangkan kelemahannya adalah pemakaian dayanya yang tinggi sehingga kurang dipakai sebagai alat ukur arus maupun tegangan.



Frekuensi Meter | Alat Ukur Instrumen Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email