Teori Atom dan Molekul | Elektronika

Atom adalah Elemen terkecil dari suatu bahan yang masih memiliki sifat-sifat kimia dan fisika yang sama.

Suatu atom terdiri atas tiga partikel dasar, yaitu: neutron, proton, dan elektron. Dalam struktur atom, proton dan neutron membentuk inti atom yang bermuatan positip, sedangkan elektron-elektron yang bermuatan negatip mengelilingi inti.   Elektron-elektron ini tersusun berlapis-lapis.  Struktur atom dengan model Bohr dari bahan semikonduktor yang paling banyak digunakan adalah silikon dan germanium.



Elektron  yang  menempati  lapisan  terluar  disebut  sebagai elektron valensi.    Atom silikon dan germanium masing mempunyai empat elektron valensi.  Oleh karena itu baik atom silikon maupun atom germanium disebut juga dengan atom tetra-valent   (bervalensi   empat).      Empat   elektron   valensi tersebut terikat dalam struktur kisi-kisi, sehingga setiap elektron valensi akan membentuk ikatan kovalen dengan elektron valensi dari atom-atom yang bersebelahan.   Struktur kisi-kisi kristal silikon murni dapat digambarkan secara dua dimensi  pada Gambar 2 guna memudahkan pembahasan.






Meskipun terikat dengan kuat dalam struktur kristal, namun bisa saja elektron valensi tersebut keluar dari ikatan kovalen menuju daerah konduksi apabila diberikan energi panas.   Bila energi panas tersebut cukup kuat untuk memisahkan elektron dari ikatan kovalen maka elektron tersebut menjadi bebas atau disebut dengan elektron bebas.   Pada suhu ruang terdapat kurang lebih 1.5 x 1010  elektron bebas dalam 1 cm3  bahan silikon murni (intrinsik) dan 2.5 x 1013  elektron bebas pada germanium.      Semakin  besar  energi  panas  yang  diberikan
semakin banyak jumlah elektron bebas yang keluar dari ikatan kovalen, dengan kata lain konduktivitas bahan meningkat.

Teori Atom dan Molekul | Elektronika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Admin

No comments:

Berlangganan Via Email