Teknologi untuk Memenuhi Kebutuhan Multimedia

Multimedia dan perkembangannya meningkat secara pesat,
Teknologi ADSL dan teknologi ISDN masing-masing menawarkan solusi bagi para perusahaan telekomunikasi untuk dapat memperoleh frekuensi lebar pita yang lebih luas guna ditawarkan kepada para pelanggannya. Bagaimana kedua teknologi tersebut akan mampu memenuhi kebutuhan pasar dan bagaimana keduanya bisa saling melengkapi pelayanan jika dimanfaatkan pada jaringan kabel tembaga yang sama?

Manakala kecepatan penuh pelayanan-pelayanan video dan multimedia di Internet menjadi suatu kenyataan, kebutuhan akan lebar pita yang lebih luas pun meningkat terus. Sejumlah solusi telah diajukan, didiskusikan, bahkan diperdebatkan mana cara yang paling baik untuk menyajikan akses kecepatan tinggi kepada para pengguna. Teknologi-teknologi seperti modem analog kecepatan 56,6 kbps, ISDN, modem kabel, dan xDSL merupakan sejumlah teknologi yang menawarkan pelayanan tersebut dan diminati oleh para provider untuk direncanakan atau bahkan diimplementasikan lebih intensif di masa yang tidak lama lagi. Sementara masing-masing teknologi memiliki kelemahan dan keunggulan yang berlainan, ada sejumlah faktor yang tidak dapat dipungkiri mendorong pasar untuk melirik salah satu jenis teknologi DSL yaitu asymetric digital subscriber line (ADSL).

Ketika komputer personal muncul pertama kali, komunikasi dengan modem analog baru mencapai kecepatan 300 atau 1200 bit per detik. Saat ini kecepatan 24,4 kbps atau 33,6 kbps merupakan hal yang umum, sementara modem dengan kecepatan 56 kbps mulai menyerbu pasar. Meskipun pada kondisi optimal modem ini mampu mencapai kecepatan 100 kbps dengan sistem kompresi data, tetapi hal ini jarang bisa dicapai dalam praktek operasinya. Teknologi-teknologi analog diperkirakan mampu mendekati batas kecepatan teoritis tersebut. Tetapi modem-modem jenis ini mempunyai kelemahan karena komunikasi suara dan transfer data tidak dapat dilakukan secara bersamaan. 
Teknologi untuk Memenuhi Kebutuhan Multimedia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email