Cairan Hidraulik | Pneumatic System

Cairan  hydrolik  yang  digunakan  pada  sistem  hydrolik  harus  memiliki  ciri-ciri atau  watak  (propertiy)   yang  sesuai  dengan  kebutuhan.   Property   cairan  hydrolik merupakan hal-hal yang dimiliki oleh cairan hydrolik tersebut sehingga cairan hydrolik tersebut dapat melaksanakan tugas atau fungsingnya dengan baik.
Adapun fungsi/tugas cairan hydolik: pada sistem hydrolik antara lain:

•  Sebagai penerus tekanan atau penerus daya.
•  Sebagai pelumas untuk bagian-bagian yang bergerak.
•  Sebagai pendingin komponen yang bergesekan.
•  Sebagai bantalan dari terjadinya hentakan tekanan pada akhir langkah.
•  Pencegah korosi.
•  Penghanyut   bram/chip   yaitu   partikel-partikel   kecil   yang   mengelupas   dari komponen.
•  Sebagai pengirim isyarat (signal)

Syarat Cairan Hidraulic :

 Kekentalan (Viskositas) yang cukup.
Cairan hydrolik  harus memiliki  kekentalan  yang cukup agar dapat memenuhi fungsinya  sebagai  pelumas.  Apabila  viskositas  terlalu  rendah  maka  film  oli  yang terbentuk akan sangat tipis sehingga tidak mampu untuk menahan gesekan. Demikian juga bila viskositas  terlalu kental, tenaga pompa akan semakin berat untuk melawan gaya viskositas cairan

Indeks Viskositas yang baik
Dengan viscosity index yang baik maka kekentalan cairan hydrolik akan stabil digunakan pada sistem dengan perubahan suhu kerja yang cukup fluktuatif.

Tahan api (tidak mudah terbakar)
Sistem hydrolik sering juga beroperasi ditempat-tempat  yang cenderung timbul api atau berdekatan dengan api. Oleh karena itu perlu cairan yang tahan api.

Tidak berbusa (Foaming)
Bila  cairan   hydrolik   banyak   berbusa   akan   berakibat   banyak   gelembung- gelembung udara yang terperangkap dlam cairan hydrolik sehingga akan terjadi compressable  dan  akan  mengurangi  daya  transfer.  Disamping  itu,  dengan  adanya busa tadi kemungkinan terjilat api akan lebih besar.

 Tahan dingin
Tahan   dingin   adalah   bahwa   cairan   hydrolik   tidak   mudah   membeku   bila beroperasi  pada suhu dingin.  Titik beku atau titik cair yang dikehendaki  oleh cairan hydrolik berkisar antara 10°-15° C dibawah suhu permulaan mesin dioperasikan (star- up). Hal ini untuk menantisipasi  terjadinya  block (penyumbatan)  oleh cairan hydrolik yang membeku.

Tahan korosi dan tahan aus
Cairan hydrolik harus mampu mencegah terjadinya korosi karena dengan tidak terjadi korosi maka kontruksi akan tidak mudah aus dengan kata lain mesin akan awet.

Demulsibility (Water separable)
Yang  dimaksud  dengan  de-mulsibility   adalah  kemampuan   cairan  hydrolik, karena air akan mengakibatkan terjadinya korosi bila berhubungan dengan logam

Minimal compressibility

Secara teoritis cairan adalah uncomprtessible (tidak dapat dikempa). Tetapi kenyataannya  cairan  hydrolik  dapat  dikempa  sampai  dengan  0,5  %  volume  untuk setiap penekanan  80 bar oleh karena itu dipersyaratkan  bahwa cairan hydrolik agar seminimal mungkin dpat dikempa.

Macam-macam cairan hydrolik
Pada  dasarnya  setiap  cairan  dapat  digunakan  sebagai  media  transfer  daya. Tetapi  sistem  hydrolik  memerlukan   persyaratan-persyaratan   tertentu  seperti  telah dibahas sebelumnya berhubung dengan konstruksi dan cara kerja sistem.

 Oli hydrolik (Hydraulic oils)
Oli hydrolik  yang  berbasis  pada  minyak  mineral  biasanya  digunakan  secara luas pada mesin-mesin perkakas atau juga mesin-mesin industri.
Menurut standar DIN 51524 dan 512525 dan sesuai dengan karakteristik serta komposisinya oli hydrolik dibagi menjadi tiga (3) kelas :
•  Hydraulic oil HL
•  Hydraulic oil HLP
•  Hydraulic oil HV
Pemberian kode dengan huruf seperti di atas artinya adalah sebagai berikut : Misalnya oil hydrolik dengan kode : HLP 68 artinya :
H = Oli hydrolik
L = kode untuk bahan tambahan  oli (additive) guna meningkatkan  pencegahan  korsi dan/atau peningkatan umur oli
P = kode untuk additive yang meningkatkan kemampuan menerima beban.
68 = tingkatan viskositas oli

Cairan Hydroik tahan Api (Low flammability)
Yang dimaksud cairan hydrolik tahan api ialah cairan hydrolik yang tidak mudah atau tidak dapat terbakar.
Cairan  hydrolik  semacam  ini  digunakan  oleh  sistem  hydrolik  pada  tempat- tempat mesin-mesin yang resiko kebakarannya cukup tinggi seperti :

•   Die casting machines
•   Forging presses
•   Hard coal mining
•   Control units untuk power station turbines
•   Steel works dan rolling mills






Cairan Hidraulik | Pneumatic System Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email