Aplikasi Penggunaan Pneumatik | Industrial Control

 Aplikasi Penggunaan Pneumatik | Industrial Control

Penggunaan  udara bertekanan  sebenarnya  masih dapat dikembangkan  untuk berbagai keperluan proses produksi, misalnya untuk melakukan gerakan mekanik yang selama   ini   dilakukan    oleh   tenaga   manusia,   seperti   menggeser,    mendorong, mengangkat,   menekan,   dan   lain   sebagainya.   Gerakan   mekanik   tersebut   dapat dilakukan juga oleh komponen pneumatik, seperti silinder pneumatik, motor pneumatik, robot   pneumatik   translasi,   rotasi   maupun   gabungan   keduanya.   Perpaduan   dari gerakan  mekanik  oleh  aktuator  pneumatik  dapat  dipadu  menjadi  gerakan  mekanik untuk keperluan proses produksi yang terus menerus (continue), dan flexibel.


Pemakaian   pneumatik  dibidang  produksi  telah  mengalami   kemajuan  yang pesat, terutama pada proses perakitan (manufacturing), elektronika, obat-obatan, makanan, kimia dan lainnya. Pemilihan penggunaan udara bertekanan (pneumatik) sebagai   sistim  kontrol  dalam  proses  otomasinya,   karena  pneumatik   mempunyai beberapa keunggulan, antara lain: mudah diperoleh, bersih dari kotoran dan zat kimia yang merusak,  mudah didistribusikan  melalui saluran (selang) yang kecil, aman dari bahaya ledakan dan hubungan singkat, dapat dibebani lebih, tidak peka terhadap perubahan suhu dan sebagainya.
Udara  yang  digunakan  dalam  pneumatik  sangat  mudah  didapat/diperoleh  di
sekitar  kita.  Udara  dapat  diperoleh  dimana  saja  kita  berada,  serta  tersedia  dalam jumlah  banyak.  Selain  itu udara  yang terdapat  di sekitar  kita cenderung  bersih  dari kotoran dan zat kimia yang merugikan. Udara juga dapat dibebani lebih tanpa menimbulkan   bahaya  yang  fatal.  Karena  tahan  terhadap  perubahan  suhu,  maka penumatik banyak digunakan pula pada industri pengolahan logam dan sejenisnya.

Secara umum udara yang dihisap oleh kompressor, akan disimpan dalam suatu tabung penampung.  Sebelum  digunakan  udara dari kompressor  diolah agar menjadi kering,  dan  mengandung  sedikit  pelumas.  Setelah  melalui  regulator  udara  dapat digunakan menggerakkan katub  penggerak (aktuator), baik berupa silinder/stang torak yang  bergerak  translasi,  maupun  motor  pneumatik  yang  bergerak  rotasi.    Gerakan bolak balik (translasi), dan berputar (rotasi) pada aktuator selanjutnya digunakan untuk berbagai  keperluan  gerakan  yang selama ini dilakukan  oleh manusia  atau peralatan lain.
Aplikasi Penggunaan Pneumatik | Industrial Control Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email