Metode Kuesioner dalam Metodologi Riset

Penyusunan kuesioner untuk medukung penelitian dapat dilakukan dengan daftar pertanyaan, yang sering disebutkan secara umum dengan nama kuesioner. Pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner, atau daftar pertanyaan tersebut cukup terperinci dan lengkap. Walaupun nama yang diberikan kepada daftar pertanyaan disebut kuesioner atau schedule, tetapi isi dari daftar pertanyaan tersebut sama saja sifatnya. Kuesioner atau schdule tidak lain adalah sebuah set pertanyaan yang secara logis berhubungan dengan masalah penelitian, dan tiap pertanyaan merupakan jawaban-jawaban yang mempunyai makna dalam menguji hipotesis.

Kuesioner harus mempunyai center perhatian, yaitu masalah yang ingin dipecahkan. Tiap pertanyaan harus merupakan bagian dari hipotesis yang ingin diuji. Dalam memperoleh keterangan yang berkisar pada masalah yang ingin dipecahkan itu,maka secara umum isi kuesioner dapat berupa :
1. pertanyaan tentang fakta;
2. pertanyaan tentang pendapat;
3. pertanyaan tentang persepsi diri.

Walaupun sukar untuk menentukan suatu aturan yang dapat berlaku umum tentang cara
mengungkapkan pertanyaan, bebrapa petunjuk penting berkenaan dengan hal di atas perlu diketahui,
antara lain:
1. jangan gunakan perkataan-perkataan sulit;
2. jangan gunakan pertanyaan yang bersifat terlalu umum;
3. hindarkan pertanyaan yang mendua arti;
4. jangan gunakan kata-kata yang samar;
5. hindarkan pertanyaan yang mengandung sugesti;
6. hindarkan pertanyaan yang berdasarkan presumasi;
7. jangan membuat pertanyaan yang membuat malu responden;
8. hindarkan pertanyaan yang menghendaki ingatan.
Metode Kuesioner dalam Metodologi Riset Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Admin

No comments:

Berlangganan Via Email