Histerisis

Bila alat digunakan untuk mengukur parameter, pengukuran dengan arah naik dan
kemudian dengan arah turun, output dari kedua pembacaan umumnya berbeda, hal ini
disebabkan karena adanya gesekan di dalam atau di Iuar pada saat elemen sensor
menerima input parameter yang diukur.

Perbedaan maksimum pada output pembacaan selama kalibrasi adalah histerisis dari
alat itu. Gambar 1.3. menunjukkan lengkung histerisis tersebut. Histerisis terjadi pada
maknit dan pula pada alat mekanik umumnya, hal ini tergantung padahisteri (kejadian) yang lalu pada pembalikan input, waktu yang dihabiskan pada langkah sebelumnya
blaeklash (longgar) pada roda-roda gigi, gesekan coloumb, kemacetan, tumpuan yang
seret, dan bahan yang elastis.

Kesalahan terjadi pada detektor pertama, indikator analog dan alat perekam. Kesalahan
direduksi dengan perencanaan alat yang lebih sesuai, pemilihan komponen mekanik,
sifat fleksibel besar, dan memakai bahan yang menggunakan pengerjaan panas (heat
treatment) yang tepat. Harga histerisis biasanya dinyatakan sebagai prosentase output
skala penuh yang diukur pada daerah 50 %dan skala penuh itu, Lihatlah pada gambar
1.3. Histerisis yang didapat bila jangkauan (range) lebih kecil dariskala penuh biasanya
lebih kecil daripada skala histerisis total (dalam skala penuh).


Histerisis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: budis

No comments:

Berlangganan Via Email